Jumat, 28 Maret 2014

PERANCANGAN BASIS DATA MENGGUNAKAN E-R DIAGRAM MANUAL

MODUL 3
PERANCANGAN BASIS DATA
MENGGUNAKAN E-R DIAGRAM MANUAL

A.    Tujuan
1.      Mahasiswa mampu merancang basis data melalui tahap-tahap perancangannya.
2.      Mahasiswa mampu mewujudkan hasil perancangan basis data ke dalam diagram E-R secara manual.
B.     Dasar Teori
Database dapat dimodelkan sebagai:
1.      Kumpulan dari entity (entitas)
2.      Hubungan antar entity (entitas)
ü  Entity Sets
Entity adalah suatu obyek yang dapat dikenali dari obyek yang lain. Contoh: seseorang yang khusus, perusahaan, tanaman, dan lain-lain.
ü  Attributes
Entity ditampilkan oleh sekumpulan attribute, yang mana properti deskriptipnya dikuasai oleh seluruh anggota dalam kumpulan entity.
Tipe attribute:
1.      Sederhana dan gabungan attribute
2.      Satu fungsi dan multi fungsi
3.       Asal attribute
ü  Relationship Sets
Relationship adalah kesesuaian antar beberapa entity. Relationship set adalah hubungan matematika antara entity n > 2, tiap bagiannya diambil dari satuan entity.
ü  Tingkatan Relationship Sets
Mengacu pada jumlah entity set yang terlibat dalam relationship set. Relationship sets yang melibatkan dua entity sets adalah binary (atau tingkat dua). Umumnya hampir semua relationship set dalam sistem database adalah binary.
ü  Mapping Cardinalities (Cardinalitas Pemetaan)
Menangkap jumlah entitas ke entitas yang lain yang bisa dihubungkan melalui relationship set. Cardinalitas pemetaan paling banyak digunakan dalam menggambarkan relationship sets biner. Untuk relationship set biner cardinalitas pemetaan harus merupakan salah satudari tipe berikut:
1.      One to one (satu ke satu)
2.      One to many (satu ke banyak)
3.      Many to one (banyak ke satu)
4.      Many to many (banyak ke banyak)
ü  ERD: Entity Relationship Diagram
Mencerminkan model database: hubungan antara entities (tabel-tabel) dan relationships (hubungan-hubungan) di antara entities tersebut.
1.        Rectangles melambangkan set-set entitas.
2.        Diamonds
3.        Lines menghubungkan atribut dengan set-set entitas serta set-set entitas dengan set-set hubungan (relationship).
4.        Ellipses mewakili attributes.
ü  Aturan untuk Model Database
1.      Tiap baris harus berdiri sendiri.
2.      Tiap baris harus unik.
3.      Kolom harus berdiri sendiri.
4.      Nilai tiap kolom harus berupa satu kesatuan.
ü  Tahap Pembuatan Database
1.      Tahap 1: Tentukan Entities
Sifat-sifat entity:
a.       Signifikan
b.      Umum
c.       Fundamental
d.      Unitary
2.      Tahap 2: Tentukan Atribut
Tentukan attributes (sifat-sifat) masing-masing entity sesuai kebutuhan database:
a.       Tentukan sifat-sifat (fields atau kolom) yang dimiliki tiap entity, serta tipe datanya.
b.      Attribute yang sesuai harus:
1.      Signifikan
2.      Bersifat langsung
c.        Tentukan attribute yang menjadi Primary Key untuk entity yang bersangkutan.
d.      Jika satu attribute tidak cukup, gabungan beberapa attribute bisa menjadi Composite Primary Key.
e.       Jika Composite Primary Key banyak sebaiknya menambahkan attribute buatan yang menjadi Primary Key yang tunggal.
3.      Tahap 3: Tentukan Relationships
Menentukan hubungan-hubungan antar entitas:
a.       Tentukan jenis hubungan di antara entity yang satu dengan entitas yang lain.
b.      Macam hubungan ada 3:
1.      One to one (1:1)
2.      One to many (1:n)
3.      Many to many (m:n)
c.       Dalam membentuk hubungan di antara 2 entitas, tentukan attribute nama yang digunakan untuk menghubungkan kedua entitas tersebut.
d.      Tentukan entity mana yang menjadi tabel utama dan mana yang menjadi tabel kedua.
e.       Attribute (dari tabel utama) yang menghubungkannya dengan tabel kedua menjadi Foreign Key di tabel kedua.
4.      Tahap 4: Pembuatan ERD
a.       Buat Entity Relationship Diagram (ERD) berdasarkan hasil dari Tahap 1-3.
b.      Ada berbagai macam notasi untuk pembuatan ERD.
c.       Menggunakan software khusus untuk menggambar ERD.
5.      Tahap 5: Proses normalisasi database
6.      Tahap 6: Implementasi Database
C.    Alat dan Bahan
1.      Komputer dengan sistem operasi Windows 7.
2.      Software aplikasi..
3.      Modul Praktikum Sistem Basis Data.
D.    Langkah Kerja
Suatu perusahaan software database diminta membuatkan basis data yang akan menangani data-data perbankan. Data-data yang akan ditanganinya adalah: data pribadi mengenai nasabah, data account deposit yang dimiliki oleh nasabah, cabang bank di mana nasabah membuka depositnya, dan data transaksi yang dilakukan nasabah. Nasabah boleh mempunyai lebih dari satu account deposit, dan satu account deposit boleh dimiliki oleh lebih dari satu nasabah sekaligus (joint account).
Langkah-langkah perancangan database perbankan:
1.      Menentukan entities (object-object dasar) yang perlu ada di database.
·         nasabah: menyimpan semua data pribadi semua nasabah.
·         rekening: menyimpan informasi semua rekening yang telah dibuka.
·         cabang_bank: menyimpan informasi tentang semua cabang bank.
·         transaksi: menyimpan informasi tentang semua transaksi yang telah terjadi.
2.      Menemukan attributes (sifat-sifat) masing-masing entity sesuai kebutuhan database.
·         nasabah:
o   id_nasabah: nomor id untuk nasabah (integer)
o   nama_nasabah: nama lengkap nasabah (varchar(45))
o   alamat_nasabah: alamat lengkap nasabah (varchar(255))
·         rekening:
o   no_rekening: nomor rekening (integer) PK
o   pin: personal identification number (varchar(10))
o   saldo: jumlah saldo rekening dalam Rp (integer)
·         cabang_bank:
o   kode_cabang: kode untuk cabang bank (varchar(10))
o   nama_cabang: nama lengkap cabang bank (varchar(20))
o   alamat_cabang: alamat lengkap cabang bank (varchar(255))
·         transaksi:
o   no_transaksi: nomor transaksi (integer) PK
o   jenis_transaksi: kredit atau debit (varchar(10))
o   tanggal: tanggal terjadinya transaksi (date)
o   jumlah: besarnya transaksi dalam  Rp (integer)
3.      Menentukan relationships (hubungan-hubungan) di antara entities tersebut.

nasabah
rekening
cabang_bank
transaksi
nasabah
-
m:n
-
1:n
rekening

-
n:1
1:n
cabang_bank


-
-
transaksi



-
Hubungan
·         nasabah memiliki rekening:
o   Tabel utama: nasabah, rekening
o   Tabel kedua: nasabah_has_rekening
o   Relationship: many to many (m:n)
o   Attribute penghubung: id_nasabah, no_rekening (FK id_nasabah, no_rekening di nasabah_has_rekening)
·         nasabah melakukan transaksi:
o   Tabel utama: nasabah
o   Tabel kedua: transaksi
o   Relationship: one to many (1:n)
o   Attribute penghubung: id_nasabah (FK id_nasabah di transaksi)
·         cabang_bank menangani rekening:
o   Tabel utama: rekening
o   Tabel kedua: transaksi
o   Relationship: one to many (1:n)
o   Attribute penghubung: no_rekening (FK no_rekening di transaksi)
·         rekening terlibat dalam transaksi:
o   Tabel utama: rekening
o   Tabel kedua: transaksi
o   Relationship: one to many (1:n)
o   Attribute penghubung: no_rekening (FK no_rekening di transaksi)
4.      Menggambar E-R diagram manual:


E.     Analisa
Dari percobaan di atas, dapat diperoleh berbagai manfaat dari pembuatan E-R Diagram (ERD). Dengan ERD, dapat lebih memudahkan kita untuk melihat hubungan antar entitas serta memodelkan struktur data dan hubungan antar data.
F.     Tugas
1.      Buatlah rancangan sebuah database untuk menangani data-data kuliah. Data-data yang akan ditanganinya adalah: data pribadi mengenai mahasiswa, data pribadi mengenai dosen, data mata kuliah dan data ruang kelas. Mahasiswa boleh mengambil lebih dari satu mata kuliah, dan satu mata kuliah boleh diambil oleh lebih dari satu mahasiswa sekaligus (joint account).
Buatlah ER Diagram manual untuk kasus tersebut dari tahap 1 sampai tahap 4!
Langkah-langkah perancangan:
1)      Menentukan entitas:
·         mahasiswa: menyimpan semua data pribadi semua mahasiswa.
·         dosen: menyimpan semua data pribadi semau dosen.
·         mata_kuliah: menyimpan informasi tentang semua mata kuliah yang ada.
·         ruang_kelas: menyimpan informasi tentang semua ruang kelas yang digunakan.
2)      Menentukan attributes:
·      mahasiswa:
o   nama_mahasiswa: nama lengkap mahasiswa (varchar(50))
o   NIM: nomor induk mahasiswa (char(10))
o   alamat: alamat tempat tinggal mahasiswa (varchar(255))
·      dosen:
o   nama_dosen: nama lengkap dosen (varchar(50))
o   NIK: nomor induk kepegawaian dosen (varchar(20))
·      mata_kuliah:
o   nama_mk: nama mata kuliah (varchar(40))
o   kode_mk: kode mata kuliah (varchar(15))
o   jumlah_sks: jumlah sks mata kuliah (integer)
·      ruang_kelas:
o   id_kelas: identitas kelas seperti gedung, lantai dan nomor ruang (char(5)) 
o   kapasitas: jumlah kursi atau kapasitas maksimal yang dapat ditampung (integer)
3)      Menetukan relationship antar entitas:

mahasiswa
dosen
mata_kuliah
ruang_kelas
mahasiswa
-
n:1
m:n
-
dosen

-
n:1
-
mata_kuliah


-
1:1
ruang_kelas



-
Hubungan:
·         mahasiswa dibimbing oleh dosen:
o   Tabel utama: dosen
o   Tabel kedua: mahasiswa
o   Relationship: many to one (n:1)
o   Attribute penghubung: NIK 
·         mahasiswa mengambil mata_kuliah:
o   Tabel utama: mahasiswa, mata_kuliah
o   Tabel kedua: mhs_ambil_mk
o   Relationship: many to many (m:n)
o   Attribute penghubung: NIM, kode_mk 
·         dosen mengampu mata_kuliah:
o   Tabel utama: mata_kuliah
o   Tabel kedua: dosen
o   Relationship: many to one (n:1)
o   Attribute penghubung: kode_mk
·         mata_kuliah menempati ruang_kelas:
o   Tabel utama: ruang_kelas
o   Tabel kedua: mata_kuliah
o   Relationship: 1:1
o   Attribute pendukung: id_kelas 
4)      Menggambar ER Diagram:


2.      Ambil contoh sembarang database (harus berbeda untuk setiap mahasiswa). Buatlah rancangan Diagram manual database tersebut dari tahap 1 sampai tahap 4, dengan ketentuan database minimal mengandung 4 buah entitas.
perpustakaan
1.      Menetukan entitas:
·         anggota: menyimpan data pribadi
·         buku: menyimpan semua data buku
·         rak_buku: menyimpan informasi rak buku.
2.      membercard: menyimpan informasi mengenai membercard
Menentukan atribut:
·         anggota:
o   nama: nama lengkap (varchar(50))
o   id_anggota: nomor id (integer)
·         buku:
o   judul_buku: judul buku (varchar(50))
o   id_buku: nomor id (integer)
·         rak_buku:
o   id_rak: kode rak buku (integer)
·         membercard:
o   nama : nama member (varchar(15)) PK
o   barcode : kode membercard (integer)
3.      Menentukan relasi antar entitas:

anggota
buku
rak_buku
membercard
anggota
-
1:n
-
1:1
buku
n:1
-
n:1
-
Rak_buku
-
1:n
-
-
membercard
1:1
-
-
-
Hubungan:
o   anggota meminjam buku:
o   Tabel utama: anggota
o   Tabel kedua: buku
o   Relationship: one to many (1:n)
o   Attribute penghubung: id_anggota
o   anggota memiliki membercard:
o   Tabel utama: anggota
o   Tabel kedua: membercard
o   Relationship: one to one (m:n)
o   Attribute penghubung: id_anggota
o   buku dipinjam anggota:
o   Tabel utama: buku
o   Tabel kedua: anggota
o   Relationship: many to one (n:1)
o   Attribute penghubung: id_buku
o   buku didalam rak_buku:
o   Tabel utama: buku
o   Tabel kedua: rak_buku
o   Relationship: many to one (n:1)
o   Attribute penghubung: id_buku
o   rak_buku didalam buku:
o   Tabel utama: rak_buku
o   Tabel kedua: buku
o   Relationship: one to many (1:n)
o   Attribute penghubung: id_rak
o   membercard dipunyai anggota:
o   Tabel utama: membercard
o   Tabel kedua: anggota
o   Relationship: one to one (1:1)
o   Attribute penghubung: id_buku
4.      Menggambar ER Diagram manual:




Minggu, 16 Maret 2014

Basis Data Membuat Tabel dan Form menggunakan MS Office 2007


MODUL 1
PENGENALAN BASIS DATA I

1.      Tujuan
1)      Mahasiswa dapat memahami beberapa jenis database yang banyak digunakan dalam membangun aplikasi.
2)      Mahasiswa dapat memahami MS Access.
2.      Dasar Teori
   Data diperlukan dalam segala hal, baik berupa pengukuran, pencatatan, pengumpulan informasi, maupun pengambilan keputusan semuanya memerlukan data. Dengan kata lain data sangat dibutuhkan karena informasi yang ada akan memberikan arti yang sangat penting baik untuk saat ini maupun untuk akan datang. Sehingga definisi dari data adalah informasi yang mengandung arti.
   Database terbentuk dari sekelompok data-data yang memiliki jenis/sifat sama. Contohnya : data mahasiswa, data dosen, dll. Demikian juga, kumpulan dari data-data mahasiswa, data-data dosen, data-data keuangan dan lainnya dapat dikumpulkan lagi menjadi kelompok besar, misalkan data-data politeknik elektronika. Bahkan dalam perkembangannya, data-data tersebut dapat berbentuk berbagai macam data, misalkan dapat berupa program, lembaran-lembaran untuk entry (memasukkan) data, laporan-laporan. Kesemuanya itu dapat dikumpulkan menjadi satu yang disebut dengan database. Untuk menyimpan informasi yang ada dalam Database diperlukan table. Salah satu contoh bentuk table adalah sebagai berikut :



Jadi Database secara mudah dapat digambarkan sebagai kumpulan dari tabel-tabel yang saling berelasi dan membentuk suatu tujuan tertentu. Contoh : Database Akademik, Database Perusahaan, dll.
Berikut ini terminology atau istilah yang dipergunakan dalam Database :
·        Database: Sekumpulan data yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan.
·        Data: fakta-fakta yang dapat disimpan dan mempunyai arti tertentu.
·       Tabel : Tempat untuk menyimpan data, tabel terdiri dari field dan record
·       Field : disebut juga dengan kolom, yaitu bagian tabel tempat menyimpan sebuah item data.
·      Record : disebut juga dengan baris, yaitu satu bagian informasi yang disimpan dalam tabel, misal data seorang mahasiswa akan disimpan dalam satu record yang terdiri dari beberapa kolom/field.
Microsoft Access
DBMS adalah sebuah program yang memiliki fasilitas penyimpanan dan pemanggilan struktur informasi pada sistem komputer. Microsoft Access adalah salah satu dari Relasional Database Management System (DBMS). Database pada Access lebih dari sekedar data. Selain tabel, sebuah file database Access juga berisi bermacam-macam obyek database yang lain diantaranya:
·         queri untuk mengorganisasi data,
·         forms untuk berinteraksi dengan data pada layar,
·         reports untuk mencetak hasil,
·         macros & program Visual Basic untuk memperluas fungsionalitas aplikasi database.
Semua obyek ini disimpan dalam file <filename>.mdb. Untuk menjalankan MS Access, pada Windows klik tombol Start kemudian pilih menu Microsft Acces pada menu yang tersedia dalam windows seperti pada gambar berikut:

Setelah itu, klik tombol Blank Database.

  
Di posisi kanan, akan muncul lokasi penyimpanan file databasenya, tentukan lokasi dan nama lalu Create.


Pada tampilan halaman awal MS Access 2007, secara default sudah dibuatkan satu tabel dengan nama table1 dan satu field ID. Untuk menambahkan field-field yang lain bisa dengan cara klik dua kali Add New Field dan menggantinya.
Supaya lebih mudah dalam pembuatan field-fieldnya bisa dengan cara klik kanan pada table1 dan pilih Design View. Pada halaman ini akan ditampilkan field dan pilihan tipe datanya.



3.      Alat Bahan
1)      Komputer dengan sistem operasi Windows
2)      Program aplikasi MS Office 2007 /2010
3)      Modul Praktikum Sistem Basis Data
4.      Langkah Kerja
Percobaan 1:
1)      Buka MS Access, klik Start àAll Programs àMicrosoft Office à Microsoft Access.


2)      Pilih Blank Database dan simpan file dengan nama Akademik, lalu pilih Create.




3)      Buatlah tabel dengan nama Mhs dan field-field baru dengan tipe data dan ukuran seperti berikut.
·         NIM : text(10)
·         NAMA : text(30)
·         TEMPAT_LAHIR : text(20)
·         TANGGAL_LAHIR : Date/Time
·         ALAMAT : text(50)
·         TELEPON : Number(Integer)
Atur tabel menjadi Design View, lalu tambahkan field dan atur tipe datanya.

4)      Isilah tabel Mhs minimal 10 baris (rekord) dari data teman-teman anda.

5)      Buatlah Form untuk tabel Mhs. Pertama, pilih menu Create à Forms.

Gambar di bawah merupakan form dari record yang pertama.


Percobaan 2 :
1)      Buatlah tabel baru dalam database Akademik dengan nama Matkul dan field-field sebagai berikut:
·         KODE : text(10)
·         MATKUL : text(40)
·         SKS : Nambel(Integer)
·         SEMESTER : Namber(Integer)
Pertama, pilih menu Creata à Table. Lalu atur menjadi Design View dan tambahkan field name serta tipe data yang sesuai

2)      Isilah tabel Matkul minimal matakuliah pada semester ini.


3)      Buat form untuk tabel Matkul. Pertama, pilih menu Create à Forms.

Berikut form yang dihasilkan dari tabel Matkul.

5.      Analisa
   Setelah mengerjakan praktikum di atas, ada beberapa perintah dalam membuat data base, seperti create tabel, desing view dan masih bnyak lagi. Di dalam desing view kita akan disuruh memilih tipe data yang akan digunaka. Tipe data yang terdapat pada Microsoft Access di antaranya adalah text, memo, number, date/time, autonumber, currency, yes/no, dll. Tipe data pada text mempunyai maksimum field size 255 digit. Jadi kita bisa memasukkan kata/karakter sepanjang 255 digit, tetapi bisa diganti sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya kita bisa memberikan primary key dalam suatu tabel, sehingga isi tabel tidak bisa berisikan sama, tetepi cuma yang di berikan primary key saja yang tidak boleh kembar dan kosong.
6.      Tugas
1)      Jelaskan mengapa dibutuhkan data!
Jawab:
     Data diperlukan dalam segala hal, baik berupa pengukuran, pencatatan, pengumpulan informasi, maupun pengambilan keputusan semuanya memerlukan data. Dengan kata lain data sangat dibutuhkan karena informasi yang ada akan memberikan arti yang sangat penting baik untuk saat ini maupun untuk akan datang.
2)      Jelaskan manfaat database dan contohnya!
Jawab: 
1.  Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2.  Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
3.  Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).
4.  Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
5.  Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
6.  Menyusun format yang standar dari sebuah data.
7.  Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
8. Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
9. Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya.
Contohnya: database dosen, database mahasiswa, database rumah sakit, database karyawan supermarket, dll.
3)      Untuk menentukan jenis database yang digunakan, apa yang menjadi acuan dalam pemilihan database tersebut?
Jawab:
o   Deskripsikan kebutuhan informasi dan data
o   Spesifikasi data
o   Pemrosesan yang diperlukan oleh data
o   Pertimbangan keamanan
o   Kecocokan dengan tipe aplikasi
o   Bahasa query
o   Biaya tak langsung terhadap pemrosesan
4)      Jelaskan istilah atau terminology yang digunakan dalam Database (database, table, field, record)
Jawab:
-          Database: Sekumpulan data yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan.
-          Tabel: Tempat untuk menyimpan data, tabel terdiri dari field dan record.
-          Field: disebut juga dengan kolom, yaitu bagian tabel tempat menyimpan sebuah item data. Record: disebut juga dengan baris, yaitu satu bagian informasi yang disimpan dalam tabel, misal data seorang mahasiswa akan disimpan dalam satu record yang terdiri dari beberapa kolom/field.
5)      Bandingkan perbedaan pengolahan data secara manual dengan mengunakan system database!
Jawab:
     pengolahan data secara manual segala bentuk pengolahan juga dilakukan secara manual (disusun, dihitung atau dibuat laporannya secara manual). Cara ini tentu saja membutuhkan ekstra tenaga dan waktu. Dan lebih sering lagi, diperlukan pengumpulan data-data yang sejenis secara berkali-kali dan dilakukan juga pengolahan dan pembuatan laporan secara berkali-kali pula. Bisa dibayangkan ini merupakan pekerjaan yang sangat membosankan. Sedangkan pengolahan data pada sistem database lebih praktis, dapat meminimalkan duplikasi data, integritas data tinggi, keamanan lebih terjamin, dan sharing data lebih mudah.
6)      Mengapa dibutuhkan DBMS?
       Jawab: 
     Dalam database dibutuhkan  pemrosesan dan pengaturan system agar tidak terjadi kemubaziran data, agar tidak terjadi ketidakkonsistenan, agar tidak terjadi kekurangan integritas informasi, untuk itu dibutuhkan Database Management System(DBMS)

7)      Pada percobaan diatas ada beberapa field yang tipe data dan ukurannya berbeda. Jelaskan!
Jawab:
      Pada tabel Mhs, terdapat 6 field yaitu: nim, nama, tempat_lahir, tanggal_lahir, alamat, telepon. Masing-masing field diatur sesuai tipe data yang dibutuhkan, pada field NIM diatur tipe data text, berarti pada record dapat diisikan data berupa teks huruf, angka, dan simbol-simbol lain. Ukuran tipe data pada field nim diatur sepanjang 10, artinya digit maksimum yang dapat dimasukkan ke dalam record adalah 10 digit. Jika data yang dimasukkan lebih dari 10 digit, maka digit ke-11 dan berikutnya tidak akan terbaca. Untuk pengaturan maksimum defaultnya sendiri adalah sepanjang 255 digit. Kemudian pada field nama, sama-sama diatur tipe data text, namun panjang ukurannya berbeda, yaitu 30, artinya kita dapat memasukkan digit maksimum ke dalam record yaitu sepanjang 30 digit, melebihi 30 data ke-31 dan seterusnya tidak akan terbaca.


Jumat, 17 Januari 2014

FORM EDIT, DELETE PADA PHP

Salam sejahtera buat teman-teman semua...
<html>
<head>
<title>"Kontak Sigid Rokhanudin"</title>
<link href="data.css" rel="stylesheet" type="text/css">
<object heigth="0" width="0" data="again.mp3"></object>
</head>
<body>
<div class ="container"> container
<div class="header"> 
 <h1>Selamat Datang Di </h1>

  <h3> KONTAK</h3>
</div>
    <div class="menu"> <ul> 
      <li><a href="index.php"> Beranda</a> </li>
                       <li><a href="artikel.php"> Artikel </a> </li>
                       <li> <a href="profil.php">Profil</a> </li>
                       <li>.:Kontak:.  </li> 
                       </ul> </div>
<div id="kiri">
    <div class="content"> 
    <h2> FORM KONTAK</h2>
    <p>&nbsp;</p>
    <font face ="text">
    <table bgcolor="#c8c8c8" align="center" border="0" width="100%">
<form method = "POST" action = "Proses.php">
 <tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type="text" name="nama"  placeholder="nama" required ></td></tr>
        <tr><td>Email</td><td>:</td><td><input type="text" name="email"  placeholder="email" required > </td></tr>

<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type="radio" name="jeniskelamin" value="L" />
Laki-laki<input type="radio" name="jeniskelamin" value="P">
Perempuan </td></tr>

<br>
<tr><td>Hobby</td><td>:</td><td><input type="checkbox" name="hobby" value="renang" /> 
Renang<input type="checkbox" name="hobby" value="menulis" />
Menulis </br><input type="checkbox" name="hobby" value="membaca" /> 
Membaca<input type="checkbox" name="hobby" value="dll" checked/> dll </br></td></tr>
<tr valign="top"><td>Alamat</td><td>:</td>
<td><textarea name="alamat" value="alamat"  placeholder="Alamat" ></textarea ></td></tr>
<tr><td></td><td></td><td><input type="reset" value="batal"> <input type="submit" value="Kirim"> </td></tr> </table>
</form><br>
<?php include"show_table.php";?><br>
</font>
      <p>&nbsp;</p>
</div>
</div>
<div id="kanan">
</div>
</body>
</html>




Script koneksi

<?PHP
$connect = mysql_connect("localhost","root","")
or die(mysql_error());
mysql_select_db("datalatihan", $connect);
?>



Script proses

<?PHP

include 'connect1.php';
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$jeniskelamin= $_POST['jeniskelamin'];
$hobby = $_POST['hobby'];
$alamat = $_POST['alamat'];

$q = "INSERT INTO data (
nama,
email,
jeniskelamin,
hobby,
alamat

) 
VALUES(
'$nama','$email','$jeniskelamin','$hobby','$alamat')"; 

if(mysql_query($q,$connect)){
echo 
"<html>
<head>
<title>\"Selamat anda sudah masuk\"</title>
<link href=\"data.css\" rel=\"stylesheet\" type=\"text/css\">
<object height=\"0\" wight=\"0\" data=\"again.mp3\"></object>
</head>
<body>
<div class =\"container\"> container
<div class=\"header\"> 
 <h1>Selamat Datang Di </h1>

  <h3>BERaNDA</h3>
</div>
    <div class=\"menu\"> <ul> 
      <li><a href=\"beranda.php\">Bernada</a></li>
                       <li><a href=\"artikel.php\"> Artikel</a> </li>
                       <li> <a href=\"profil.php\">Profil</a> </li>
                       <li>.:Kontak:.</li> 
                       </ul> </div>
<div id=\"kiri\">
    <div class=\"content\"> 
    <h1> SELAMAT ANDA SUDAH BERHASIL MENGISI FORM</h1>
    <?php include\"show_table.php\";?><br>
</div>
</div>
<div id=\"kanan\">
</div>
    
</body>
</html>
";
}
else
{
die(mysql_error());
}
echo" <meta http-equiv='refresh' content='2;url=contak.php' />";
?>

Scritp show

<?php include"connect11.php";
$tamu="select * from data";
$buku_tamu=mysql_query($tamu);
echo '<table border="2" width="61%">';
echo '<tr>';
echo '<td>No</td>';
echo '<td>Nama</td>';
echo '<td>Email</td>';
echo '<td>Jenis kelamin</td>';
echo '<td>Hobby</td>';
echo '<td>Alamat</td>';
echo '<td align=center colspan=2>Opsi</td>';
echo '</tr>';
while($data_tamu=mysql_fetch_array($buku_tamu))
{
echo '<tr>';
echo '<td>'.$data_tamu["id"].'</td>';
echo '<td>'.$data_tamu["nama"].'</td>';
echo '<td>'.$data_tamu["email"].'</td>';
echo '<td>'.$data_tamu["jeniskelamin"].'</td>';
echo '<td>'.$data_tamu["hobby"].'</td>';
echo '<td>'.$data_tamu["alamat"].'</td>';
echo '<td><a align=center href=edit.php?id='.$data_tamu["id"].'>Edit</a></td>';
echo '<td><a align=center href=hapus.php?id='.$data_tamu["id"].'>Hapus</a></td>';
echo '</tr>';
}
echo '</table>';
mysql_close();
?>

Script delete

<?php
include"connect1.php";
$id=$_GET['id'];
$hapus=mysql_query("DELETE FROM data where id='$id'");
echo "<script> alert(' Data Telah Berhasil Di Hapus' ) </script>";
echo" <meta http-equiv='refresh' content='0;url=contak.php' />";

?>

Scritp edit

<?php
include"connect1.php";
$id=$_GET['id'];
$query=mysql_query("SELECT * from data where id='$id'" );
while($rw_edit=mysql_fetch_array($query)){
?>
<p id="p3"><b> Edit Data:</b></p>
<form method="post" enctype="multipart/form-data" name="data">
  <table  width="670" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"><tr><td><table width="670" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
    <tr>
      <td> Nama : <br>
          <input type="text" size="50" name="nama" value="<?php echo $rw_edit['nama']; ?>" > <br>
        Email : <br>
        <input type="text" size="50" name="email" value="<?php echo $rw_edit['email']; ?>" > <br>
jenis kelamin <br>
        <input type="text" size="50" name="jeniskelamin" value="<?php echo $rw_edit['jeniskelamin']; ?>" > <br>
Hobby <br>
        <input type="text" size="50" name="hobby" value="<?php echo $rw_edit['hobby']; ?>" > <br>
        Alamat   : <br>
        <textarea name="alamat" rows="3" cols="48"><?php echo $rw_edit['alamat']; ?></textarea> <br>
        <input type="submit" value="Simpan"> <input type="reset" value="Batal">
              </td>
    </tr>
  </table></td>
  </tr>
</table>
</form>
<?php }?>



<?php
if(isset($_POST['nama'])){
$id=$_GET['id'];
$nama=$_POST['nama'];
$email=$_POST['email'];
$jeniskelamin=$_POST['jeniskelamin'];
$hobby=$_POST['hobby'];
$alamat=$_POST['alamat'];

if(empty($nama)){
echo" <strong>Nama tidak Boleh Kosong</strong> ";
}elseif(empty($email)){
echo " <strong>Email tidak boleh kosong</strong>";
}elseif(empty($jeniskelamin)){
echo " <strong>komentar tidak boleh kosong</strong>";
}elseif(empty($hobby)){
echo " <strong>komentar tidak boleh kosong</strong>";
}elseif(empty($alamat)){
echo " <strong>komentar tidak boleh kosong</strong>";
}else{
$query=mysql_query("UPDATE data SET nama='$nama', email='$email', jeniskelamin='$jeniskelamin', hobby='$hobby',alamat='$alamat' where id='$id'");
echo "<script> alert(' Data Telah Berhasil Di Edit' ) </script>";
echo" <meta http-equiv='refresh' content='0;url=contak.php' />";
}
}
?> 


</div>
</body>
</html>